Makan Siang atau Makan Masa Depan?
Negara sedang diseret oleh ambisi seorang pemimpin yang bicaranya sering melantur tak relevan layak…
Negara sedang diseret oleh ambisi seorang pemimpin yang bicaranya sering melantur tak relevan layak…
Aris berdiri di bawah pancuran air panas. Uap putih memenuhi ruangan sempit itu sampai cermin di at…
Cak Kirun baru saja selesai makan soto di pinggir jalan. Siang itu panas sekali. Ia berjalan menuju…
Aroma uap kaldu itu terasa berbeda, tidak seperti biasanya yang mampu mengundang lapar. Aromanya am…
Di pinggir hutan lindung desa, sebuah tenda mewah berdiri. Di dalamnya, Pak Pejabat dan rombongan p…
Bau amis pasar pagi itu menusuk hidung. Kali ini baunya bukan berasal dari ikan-ikan mati, melainka…
Singapura menjadi titik awal pertama dalam menjelajah panggung dunia. Niat hati menghadiri konferen…
Lelaki itu menyebut dirinya Abah; penjual sate di sebuah gudang tua bekas pabrik pengolahan es yang…
Cak Kirun berdiri di depan sebuah gudang raksasa yang pintunya sudah penuh karat. Di atasnya terter…
Siang itu, udara di Balai Desa terasa lebih panas dari biasanya, bukan karena matahari, tapi karena…
Di sudut warung internet "Cyber Mak Nyak" yang remang-remang, Dedi "Viral" seda…
Memasuki minggu kedua bulan Desember, halaman kantor desa penuh dengan tumpukan material. Suara mes…